6 (Enam) Tanaman Penyembuh Kanker serviks

IMG_20160624_204815

Jenis kanker serviks memang perlu diwaspadai berdasarkan data WHO ada 490.000 perempuan di dunia terkena kanker serviks pada tiap tahunnya. Dan 80 persen di antaranya berada di negara-negara berkembang, salah satunya adalah Indonesia dan diperkirakan muncul 40-45 kasus baru dan sekitar 20-25 orang meninggal akibat kanker serviks. Berarti tiap bulan Indonesia kehilangan 600-750 perempuan akibat kanker serviks.

Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Jenia kanker serviks ini bisa diderita oleh perempuan usia berapapun, tapi kecenderungan memengaruhi wanita yang aktif secara seksual antara usia 30-45 tahun. Kanker serviks sangat jarang terjadi pada wanita berusia di bawah 25 tahun.

Penyebab utama kanker serviks disebabkan oleh virus yang dinamakam human papillomavirus atau HPV. HPV adalah kumpulan jenis virus yang menyebabkan kutil di tangan, kaki, dan alat kelamin. HPV sangat umum ditularkan melalui hubungan seks dan dapat menjadi penyebab munculnya kanker serviks. Ada banyak jenis HPV dan sebagian besar adalah virus yang tidak berbahaya. Tapi ada beberapa jenis HPV yang mengganggu sel-sel leher rahim untuk bisa berfungsi secara normal dan akhirnya bisa memicu kanker.

Dari banyaknya jenis HPV, ada dua jenis virus HPV yang paling berbahaya, yaitu HPV 16 dan HPV 18. Kedua jenis virus ini yang menyebabkan 70 persen kasus kanker serviks. Banyak wanita tidak menyadari telah terinfeksi karena HPV jenis ini tidak menimbulkan gejala. Penting untuk menyadari bahwa infeksi ini sering terjadi, meski banyak wanita yang terinfeksi tidak mengalami kanker.

Pendeteksian awal kanker serviks memang sedikit sulit sebab pada tahap awal, kanker serviks biasanya tidak memiliki gejala. Gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause. Meski terjadi pendarahan, belum berarti Anda menderita kanker serviks. Untuk memastikan penyebab kondisi Anda, segera tanyakan kepada dokter. Jika dicurigai terdapat kanker serviks, rujukan menemui dokter spesialis akan diberikan.

Kanker serviks terbesar memang disebabkan oleh virus papiloma manusia yang berkembang dan menyerang imunitas tubuh. Namun radikal bebas juga harus diperhatikan karena bisa lebuh memicu timbulnya kanker serviks. Radikal bebas karena pencemaran bahan kimia, makanan dan minuman yang mengandung bahan pengawet, pewarna buatan, penyedap rasa memicu timbulnya kanker serviks. Adapun untuk wanita perokok aktif, zat adiktif yang terkandung pada rokok pemicu utama kanker serviks.

Kanker serviks bisa diobati dalam dua cara, selain pengobatan medis, pengobatan secara tradisional dengan menggunakan bahan-bahan herbal masih sering digunakan untuk meringankan kanker serviks namun tetap harus dengan pendampingan dan penanganan dari dokter.

Inilah 6 (enam) jenis tanaman herbal yang bisa membantu mengobati kanker serviks.

Daun Sirsak

Dimages (1)aun sirsak telah diteliti sejak dulu berkhasiat menmbunuh sel-sel aktif kanker , membantu sistem kekebalan tubuh dan menghindari infeksi yang mematikan dan juga mencegah radikal bebas. Buatlah rebusan daun sirsak dari 2 sampai 3 daun sirsak muda dan utuh, rebus selama 20 menit kemudian saring dan konsumsi air selagi hangat atau dingin. Daun sirsak bisa Anda nikmati dalam berbagai bentuk kemasan praktis seperti teh celup maupun dalam bentuk kapsul daun sirsak.

Kunir Putih

 Curcuma Alba Rhizoma

Curcuma Alba Rhizoma

Kunir atau sering dikenal kunyit putih yaitu kunyit yang memiliki warna putih bukan kuning dengan nama latinnya Curcuma Alba Rhizoma dan bentuk rimpangnya putih dan bulat. Di Indonesia kunyit putih dikenal juga dengan temu puteri atau temu rapet. Kunyit putih mengandung minyak atsiri yang diduga dapat mengatasi pembengkakan (anti-inflamasi) dan meningkatkan kekebalan tubuh (immunostimulan) serta antioksidan. Penelitian ini didukung oleh American Institute of Cancer untuk mencegah kanker. Konsumsilah kunir putih tiap hari untuk mencegah kanker serviks, atau bisa juga mengkonsumsi kunir putih dari serbuk atau lebih praktis dalam bentuk kapsul kunir putih.

Sarang semut 

Tanaman yang mempunyai bahasa latin mymrmecodia pendans asli berasal dari Papua. Tanaman sarang semut mengandunng flavonoiimages (2)d, tookoferol, polifenol, anti oksidan, anti kanker.

Kandungan flavonoid mampu menghentikan perkembangan aktif dari sel kanker serviks, menghambat siklus pembelahan sel, tubuh mendapatkan kekebalan tubuh. Uniknya, tumbuhan ini memiliki rongga di dalam umbinya seperti tempat berinteraksi semut.

Konsumsi sarang semut secara teratur bisa menyembuhkan penderita kanker serviks. Selain itu, Anda bisa juga mengkonsumsi serbuk sarang semut seperti dalam kemasan praktis seperti kapsul sarang semut atau teh celup sarang semut.

Keladi tikus

Keladi tikus

Keladi tikus

Tanaman jenis talas yang memiliki nama saintifik Typhonium flagelliforme dikenal pula dengan istilah Rodent Tuber, Laoshu Yu. Keladi tikus berhasiat untuk menonaktifkan sel kanker, mematikan jaringan sel kanker dan menghentikan pertumbuhan sel kanker. Keladi tikus mengandung ribosome inacting protein (RIP), zat antioksidan dan zat antikurkumin. Anda bisa mengkonsumsi keladi tikus dalam kemasan praktis seperti kapsul herbal keladi tikus,

Kulit manggis

images (5)Buah manggis kaya akan vitamin B1, B2 dan C, kalsium, potassium, sodium dan zat besi. Manggis juga mengandung XANTHONE, mangosteen, garsinon, flavonoid, epicatechin, spingomyolinase dan gartanin. Dalam kulit manggis, kandungan XANTHONE yang tertinggi, yaitu 40 persen (123,97 mg/ml) yang dapat membunuh penyakit dan memperbaiki sel yang telah rusak serta melindungi sel-sel di dalam tubuh. Konsumsi kulut manggis yang praktis adalah dengan konsumsi dalam bentuk kapsul kulit buah manggis  atau teh celup.

Tapak dara

Catharanthus roseus L

Catharanthus roseus L

Tapak dara dengan nama latin Catharanthus roseus mengandung senyawa yaitu vinkristin dan vinblastin yang memiliki khasiat menumpas

sel kanker. Konsumsi tapak dara mampu mencegah dan mengobati kanker serviks. Konsumsi secara praktis dapat berupa kapsul tapak dara.

6 (enam) tanamam di atas selain untuk pengobatan, perawatan dan pencegahan dengan obat herbal alami juga lebih baik.Sekian dari kami,semoga dapat bermanfaat bagi penderita kangker di seluruh dunia.Semoga penderita kangker dapat tertolong dengan 6 herbal tersebut.