Kapsul Ciplukan

Ciplukan intiherbal IMG_20180518_212046

Spesifikasi Kapsul ciplukan ( Physalis angulata)

  • Bahan: 100% murni tanaman ciplukan
  • Kemasan: Botol
  • Isi: 50 kapsul
  • Berat  Per botol: 50 gr
  • Ukuran / Berat Kapsul: Ø 0, isi 500 mg , sertifikat MUI

Manfaat :

  • Pencegahan dan pengobatan kanker darah
  • influenza
  • sakit tenggorkan
  • bronkitis
  • gondongan
  • pembengkakan buah pelir
  • diabetes
  • pembengkakan prostat
  • hipertiroid

Aturan Pakai

  • 3 kapsul x 3 kali sehari

Harga

  • Rp 35.000 (Pembelian 3 botol ongkos kirim gratis untuk wilayah Jawa Untuk luar jawa plus ongkir 15.000)
  • PEMBELIAN BOLEH CAMPUR PADA PRODUK YANG ADA DI WEBSITE INI

Intiherbal ciplukan

Pembelian

Pembelian  bisa  langsung  hubungi : Inti Herbal, Contact Person: Bramantyo Kriswan  081233597027 / 087759944125

Wa 081233597027

Jika dengan   SMS / WA gunakan Format

namaproduk/nama/alamat/jumlah pesan/tgl/ No. Telp.-Hp

Contoh

kapsulciplukan/ibu wandi/Jl. Danau Toba no.001 Jakarta/2 pack/21-07-2011/ 081233445xxx

Kirik ke :

081233597027 / 087759944125

Atau

Wa 081233597027

SELAIN DENGAN SMS/WA, PEMBELIAN BISA DENGAN MENGISI FORM  PEMBELIAN  ONLINE  DI BAWAH

IMG_20150608_101009

 

FORM PEMBELIAN

KAMI AKAN MERESPON SEGERA PEMESANAN DAN AKAN MENGIRIMKAN PESANAN VIA JNE, TIKI ATAU POS INDONESIA SEBELUM  JAM 5 SORE. PEMESANAN DILAYANI 24 JAM

BELANJA DITEMPAT KAMI DIJAMIN AMAN, ANDA AKAN MENDAPATKAN PRODUK BERKUALITAS, 100% PRODUK ASLI HERBAL, PELAYANAN CEPAT KARENA KETERSEDIAAN PRODUK YANG READY STOCK.

 

Seputar tanaman herbal

Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L)

CCiplukaniplukan merupakan tumbuhan herbal tahunan asli Amerika yang kini telah tersebar secara luas di daerah tropis di dunia termasuk Indonesia.

Ciri tumbuhan ini. dengan tinggi 0,1-1 m. Batang pokoknya tidak jelas, percabangan menggarpu, bersegi tajam, berusuk, berongga, bagian yang hijau berambut pendek atau boleh dikatakan gundul. Daunnya tunggal, bertangkai, bagian bawah tersebar, di atas berpasangan, helaian berbentuk bulat telur-bulat memanjang-lanset dengan ujung runcing, ujung tidak sama (runcing-tumpul-membulat-meruncing), bertepi rata atau bergelombang-bergigi, 5-15 x 2,5-10,5 cm.

Ciplukan tanamanBunga tunggal, di ujung atau ketiak daun, simetri banyak, tangkai bunga tegak dengan ujung yang mengangguk, langsing, lembayung, 8-23 mm, kemudian tumbuh sampai 3 cm. Kelopak berbentuk genta, 5 cuping runcing, berbagi, hijau dengan rusuk yang lembayung. Mahkota berbentuk lonceng lebar, tinggi 6-10 mm, kuning terang dengan noda-noda coklat atau kuning coklat, di bawah tiap noda terdapat kelompokan rambut-rambut pendek yang berbentuk V. Tangkai benang sarinya kuning pucat, kepala sari seluruhnya berwarna biru muda. Putik gundul, kepala putik berbentuk tombol, bakal buah 2 daun buah, banyak bakal biji. Buah ciplukan berbentuk telur, panjangnya sampai 14 mm, hijau sampai kuning jika masak, berurat lembayung, memiliki kelopak buah.

Ciplukan sebagai tanaman herbal dikarenkan sudah banyak digunakan oleh masyarakat sebagai obat cacing dan penurun demam.

Daunnya digunakan untuk penyembuhan patah tulang, busung air, bisul, borok, penguat jantung, keseleo, nyeri perut, dan kencing nanah. Buah ciplukan sendiri sering dimakan; untuk mengobati epilepsi, tidak dapat kencing, dan penyakit kuning.

Khasiat yang ada dalam ciplukan sebagai obat dikarenakan tanaman ini memiliki senyawa-senyawa aktif seperti saponin, flavonoid, polifenol, dan fisalin. Komposisi detail pada beberapa bagian tanaman, antara lain:

  • Herba: Fisalin B, Fisalin D, Fisalin F, Withangulatin A
  • Biji: 12-25% protein, 15-40% minyak lemak dengan komponen utama asam palmitat dan asam stearat.
  • Akar: alkaloid
  • Daun: glikosida flavonoid (luteolin)
  • Tunas: flavonoid dan saponin

Sebagai tanaman obat ciplukan juga telah diteliti oleh para ahli dari berbagai negara. Penelitian tersebut biasanya terfokus pada aktivitas yang dimiliki oleh ciplukan. Dari penelitian yang telah dilakukan, baik secara in vitro maupun in vivo.

Salah satu hasil penelitian didapatkan informasi bahwa ciplukan memiliki aktivitas sebagai antihiperglikemi, antibakteri, antivirus, imunostimulan dan imunosupresan (imunomodulator), antiinflamasi, antioksidan, dan sitotoksik.

Baedowi [1998] telah melakukan penelitian terhadap ciplukan secara in vivo pada mencit. Dari penelitiannya tersebut, didapatkan informasi bahwa ekstrak daun ciplukan dengan dosis 28,5 mL/kg BB dapat mempengaruhi sel β insulin pankreas.

Hal ini menunjukkan adanya aktivitas antihiperglikemi dari ciplukan.

Januario et al. (2000) telah menguji aktivitas antimikroba ekstrak murni herba Physalis angulata L. Fraksi A1-29-12 yang terdiri dari fisalin B, D, dan F menunjukkan KHM (Kadar Hambat Minimum) dalam menghambat Mycobacterium tubercolosis H37Rv sebesar 32 µg.mL-1. Fisalin B dan D murni menunjukkan nilai KHM dalam menghambat Mycobacterium tubercolosis H37Rv masing-masing sebesar >128 µg.mL-1 dan 32 µg.mL-1. Diduga fisalin D berperan penting pada aktivitas antimikroba yang ditunjukkan.